Translate

Senin, 23 Mei 2016

be good parent

Part2 #be good parent

Buah jatuh gak jauh dari pohonnya.

Buah jatuh tidak jauh dari pohonnya. Sifat seorang anak tidak beda jauh dengan orang tuanya.
Pepatah itu benar adanya.

Meski bisa saja kan saat si buah jatuh ternyata membentur dan kemudian memantul dan meloncat jauh. Atau bisa saja saat si buah jatuh ternyata ada mobil bak yang parkir dibawah pohonnya sehingga si buah jatuh ke dalam mobil bak dan terbawa entah kemana saat mobil tersebut melaju.

Sesungguhnya, anak hanya menjiplak, apapun, yang dia terima dari sekitarnya, entah itu yang dilihat, didengar dan dirasakan.

Maka jadilah orang tua yang baik, jadilah orang tua yang beersifat baik dan berperangai baik, agar ketika anak menjiplak maka hasil jiplakannya pun adalah yang baik.

Aku udah baik kok, aku juga mengajarkan yang baik-baik kok, aku menyekolahkannya di sekolah yang bagus, aku menyuruhnya pergi mengaji, tapi dasar anaknya aja yang bandel, gak bisa dibilangin.

No, no, no...

Apapun sifat buruk yang dimiliki anak adalah pasti karena ada kesalahan orangtuanya. Jangan mencari pembelaan.
entah itu salah para orangtua yang secara langsung memberi conto yang buruk, sadar atau tidak sadar, sengaja ataupun tidak sengaja.
entah itu salah memberikan lingkungan. sekolah, teman, tetangga dan hal disekitar lainnya.

Mungkin kamu berlaku baik didepan anak-anak tapi tidak begitu ketika diluaran, maka sadar gak sadar sebenarnya mungkin anak mu melihat jiplakan dirimu pada orang lain yang berbuat tidak baik diluar sana sehingga dia menirunya, atau mungkin sebaliknya ada anak orang lain yang mengetahui perbuatan burukmu diluar sana dan mencontohnya.

Berhati-hatilah dengan tindakanmu.
Sifat bawaan anak memang berbeda-beda. Tidak bisa dirubah tapi bisa dikendalikan. Tugas para orang tua lah untuk membentuk anak-anaknya agar bisa mengendalikan diri.

Jadi orang tua itu harus sabar, jangan merasa lelah, jangan putus asa, jangan merasa telah “cukup berbuat”,

Anak-anak adalah mesin photo copy, dia akan menirukan apapun yang dilihatnya, dan melakukan apa yang diarahkan, maka tunjukkan dan arahkanlah hal-hal yang baik.
Ada yang bilang perlakuan kamu dimasa muda pada orangtuamu akan menjadi karma. Misal, kamu waktu kecil sebagai anak suka ngelawan orang tua, maka kamu akan mendapatkan anak yang suka melawan sama kamu saat menjadi orang tua.
Itu bener, jika kamu tidak juga bisa merubah sifat kamu, sampai kamu punya anak dan akhirnya anak kamu melihat kelakuan buruk kamu, so stop it berubahlah,perbaikilah sifatmu, sikapmu, sebelum anak kamu sempat mencontohnya.

Jaga anak-anak kamu dari pengaruh lingkungan yang buruk, ada pepatah jika kamu berteman dengan tukang minyak wangi maka kamu akan kebagian wanginya. Dan jika kamu bergaul dengan tukang sampah maka kamu pun akan ikut bau sampah.

Berikan mereka pelukan, kehangatan, dengarkan mereka, pahami mereka, bukan hanya tentang apa yang mereka inginkan tapi juga mengenai apa yang mereka butuhkan, bukan hanya apa yang pantas untuk mereka tapi lebih kepada apa yang baik untuk mereka (anak-anak).

Ngomong si gampang, kenyataannya kan alias prakteknya gak semudah ngomongnya. Emang bener, tapi ini bukan tentang gampang atau susah, ini tentang kehidupan, masa depan anakmu. 

Gak ada yang maksa kamu harus jadi orangtua yang baik kok, tapi kamu yang lebih tahu seberapa pentingnya masa depan yang baik bagi anak-anak mu.

ketika seseorang selalu hidup dengan cinta, selalu mendapatkan cinta maka yang dia miliki adalah cinta. dan ketika dia hanya memiliki cinta maka hanya cinta yang akan dia sebarkan.
ketika seseorang selalu hidup dengan kebaikan, dengan orang-orang baik, melihat hal-hal baik, maka yang dia tahu hanyalah kebaikan dan yang akan dia lakukan hanyalah kebaikan.


setahun lalu aku memutuskan untuk melakukan operassi pembedahan payudara, ada FAM, sejenis tumor jinak di salah satu payudaraku. aku berani...